Portal Gaya Hidup Kaum Urban
Art is not a luxury, but a necessity.

Mau Bisnis Properti Tanpa Modal? Simak Inilah Caranya!

0 32

Bisnis properti saat ini memang banyak peminatnya. Selain bisa mendatangkan untung yang lumayan, bisnis ini pun bisa bertahan untuk jangka panjang.

Tentunya untuk memulai usaha ini dibutuhkan keinginan yang kuat supaya bisa menjalaninya, serta modal untuk menopang jalannya bisnis.

Meskipun begitu, tidak selamanya bisnis ini harus bermodalkan besar, bahkan bisa juga dilakukan walau tanpa modal.

Kenapa begitu? Karena, modal yang paling utama dalam bisnis properti ini adalah kemampuan berbicara dan komunikasi.

Beberapa Tips Bisnis Properti Tanpa Modal

Walaupun semua orang sudah dibekali dengan kemampuan berbicara sejak lahir, tapi dalam bisnis properti ini diperlukan kemampuan berbicara yang mumpuni, supaya calon pembeli mau membeli property yang dipromosikan.

Lalu, bagaimanakah cara berbisnis properti tanpa modal? Di bawah ini adalah cara yang mungkin bisa kamu coba.

1. Dimulai dari Nol

Sudah seperti mengisi bensin ya, dimulai dari nol. Eits, tapi tunggu dulu, bukan hanya bensin saja yang dimulai dari nol, loh.

Bisnis properti pun bisa dimulai dari nol. Ketika kamu memulai semuanya dari nol, sebenarnya kamu memiliki keahlian dan kemampuan yang lebih banyak daripada orang-orang yang sudah melakukan bisnis yang sedang berjalan atau sedang berkembang.

Ini keren sebetulnya. Kamu akan belajar bagaimana caranya mengatasi setiap kegagalan-kegagalan yang menimpa.

Dan pastinya saat kamu berhasil, perasaan puas itu tidak ada duanya. Ada kebanggaan dari diri sendiri juga.

Jadi, siapapun yang bilang kalau bisnis yang dimulai dari nol itu susah, maka kamu harus membuktikan pada mereka bahwa itu tidak benar.

2. Rajin Melihat Iklan

Sekarang-sekarang ini sudah banyak sekali media-media yang memuat iklan properti. Sumbernya punberagam, bisa dari internet, majalah, koran, tabloid, ataupun papan iklan di jalan.

Kamu juga bisa ikut mengiklankan properti yang sedang kamu jalani itu kepada teman, kerabat, atau orang yang sedang membutuhkan.

Jadi, tawarkanlah kepada mereka saat kamu melihat iklan propertinya. Ketika memasang harga, tetapkan harga yang sedikit lebih tinggi supaya jika terjual, kamu bisa mendapatkan keuntungan. Jadi jangan menawarkan harga yang tertera diiklannya.

2. Dimulai dari lingkungan terdekatmu

Di sekitar kamu pasti ada saja orang yang ingin membeli atau jual rumah. Ini bisa dijadikan ladang bisnis. Kamu bisa mengamati dan bahkan ikut ‘nimbrung’ saat terjadi pembahasan tentang hal ini.

Tanyakan secara rinci rumah seperti apa yang dicari dan di mana lokasinya. Meskipun nantinya ada juga orang yang benar-benar membutuhkan dan kamu harus mendapatkannya,

kamu bisa dengan cepat berkembang. Jadi bisnis ini sifatnya bebas. Tapi kamu juga mesti rajin dan fokus dalam mencarikan properti agar hasilnya nanti tidak mengecewakan.

bisnis properti tanpa modal

4. Mencari Calon Penjual

Saat kamu sudah diskusi dengan calon pembeli, maka tugas kamu selanjutnya adalah mencari calon penjual. Lokasi juga sangat menentukan harga dan minat.

Berbisnis Properti Tanpa Modal memang butuh pengorbanan, namun apabila serius, hasilnya pasti kelihatan.

5. Tawarkan Kerjasama

Tawarkan kerjasama
Pixabay

 

Bisnis ini juga sangat dibutuhkan kerja sama. Saat kamu sudah menemukan penjual, tawarkan kerjasama. Ada baiknya membuat bentuk kerjasama tersebut di atas kertas supaya jelas dan tidak merugikan pihak manapun.

Jangan lupa, tanyakan juga detail rumah yang mau dijual, seperti luas, lokasi, kondisi sekitar, lantai, harga,

serta cara pembayaran yang disepakati bersamaan dengan komisi yang akan kamu peroleh kalau berhasil menjual rumah tersebut. Sangat menguntungkan bukan?

Setelah membuat kontrak kerjasama yang mengikat, tugas kamu selanjutnya adalah mencari pembeli yang tepat. Di sinilah kemampuan marketing kamu sangat diperlukan. Kamu harus bisa meyakinkan calon pembeli.

Perlu diketahui, jangan sampai mempromosikan yang tidak sesuai fakta dan keadaan properti. Jika begitu, artinya kamu sudah tidak jujur dalam berbisnis.

Jika ketahuan berbohong, ada kemungkinan besar calon pembeli dan bahkan calon penjual tidak mau lagi menggunakan jasa kamu. Rugi besar, loh.

Baca Juga : 3 Contoh Usaha Dengan Modal Kecil Yang Perlu Anda Perhatikan

Untuk segi harga, juga jangan menaikkannya terlalu tinggi. Nantinya calon pembeli akan lari. Para penjual biasanya sudah menentukan komisi yang nantinya akan kamu dapatkan kalau berhasil menjual rumah mereka.

Untuk itulah gunanya membuat perjanjian kerja sama yang tertulis. Di situ pastinya sudah dijelaskan mengenai persentase komisi yang diberikan, daripada kamu menaikkan harga rumah yang sudah selangit.

6. Membangun website untuk promosi

Membangun website untuk promosi
Pixabay

 

Sekarang ini, internet bisa dimanfaatkan sebagai sarana promosi. Teknik promosinya yaitu dengan menggunakan media online.

Kamu bisa share info-info lewat Facebook atau Twitter. Cara lainnya adalah membuat blog gratisan di blogger atau wordpress.

Blog ini nantinya bisa digunakan untuk mempertemukan antara pembeli dan penjual. Walaupun begitu, tetap semua kontak harus melalui kamu.

Jadi, jangan sampai memberikan informasi kontak si pembeli atau pun si penjual dalam website tersebut.

Yang ada nantinya kamu rugi. Sebab, bisa saja mereka melakukan transaksi tanpa sepengetahuan kamu.

Dan akhirnya kamu tidak dapat komisi.Promosi lewat online juga bisa memperluas jaringan kamu sehingga pembeli dari mana pun akan melihat properti yang kamu tawarkan.

7. Buat merek usaha

Buat merek usaha
Pixabay

 

Ketika bisnis kamu mulai lancar, sudah saatnya kamu membuat merk bisnis sendiri supaya lebih professional. Dengan begitu, kamu bisa semakin dikenal.

Untuk itu, carilah nama yang sekiranya mudah diingat. Setelah itu, tentunya kamu harus mendaftarkan nama tersebut secara hukum supaya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Dengan sudah terdaftar, maka bisnis kamu lebih terjamin.

Baca Juga : 5 Ide Bisnis Kecil Yang Menguntungkan Saat Musim Penghujan

Pada prosesnya, mendaftarkan merk usaha memang membutuhkan biaya. Jika dana kamu terbatas, kamu bisa meminjam terlebih dahulu kepada keluarga, kerabat, bank, atau koperasi. Dengan begitu, kamu harus punya komitmen untuk melunasinya tepat waktu.

8. Sisihkan keuntungan

sisakan keuntungan bisnis

Setiap kamu mendapatkan keuntungan dari komisi, sebaiknya kamu menyisihkan sebagian sebagai tabungklan dan bisa digunakan untuk perkembangan usaha kamu nantinya. Jadi, kamu tidak akan kebingungan jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya tambahan.

9. Merekrut karyawan

rekrut karyawan baru
Pixabay

 

Ketika usaha bisnis kamu sudah semakin besar, kamu tidak mungkin selamanya bekerja sendirian. Kamu membutuhkan bantuan dari orang lain atau bisa juga dari seorang rekan untuk diajak bekerja sama demi kemajuan bisnis.

Pada proses ini, pengalaman kamu sudah banyak karena kamu telah berkecimpung di dunia bisnis properti ini mulai dari nol.

Ini waktu yang pas untuk mengembangkan usaha dan memperkecil kemungkinan gagal. Jika modal sudah terkumpul, tidak ada salahnya mencari staf atau karyawan yang bisa mengurus segala keperluan administrasi, serta mempromosikan properti yang masuk ke daftar kamu.

Itulah cara berbisnis properti tanpa modal. Beberapa cara di atas bisa dilakukan tanpa memerlukan biaya besar.

Baca Juga : Kenali Cara Belanja Online Dan Beberapa Istilah Untuk Barang Online Palsu

Perlu diingat, hal terpenting dalam kesuksesan sejati adalah perjalanan menuju kesuksesan itu itu sendiri. Kesuksesan yang didapat secara instan tidak akan bisa bertahan lama.

Tapi kesuksesan yang diawali dengan kegagalan akan membentuk karakter kamu sebagai seorang pebisnis supaya tidak mudah menyerah. Semoga artikel Berbisnis Properti Tanpa Modal ini berguna buat kamu yang sedang memulai bisnis properti.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.